Sebelum memilih jurusan kuliah, penting untuk mencari tahu dulu prospek kerja lulusannya.
Soalnya, setiap jurusan punya peluang karier yang berbeda, termasuk Pendidikan Teknik Elektro.
Meski identik dengan profesi guru, lulusan jurusan ini ternyata juga punya kesempatan berkarier di berbagai bidang lain, lo.
Nah, kalau kamu penasaran Pendidikan Teknik Elektro bisa kerja apa aja, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya!
Key Takeaways
- Pendidikan Teknik Elektro adalah jurusan yang mempelajari teknik elektro, kelistrikan, dan ilmu pendidikan. Jurusan ini cocok buat kamu yang tertarik dengan dunia elektro sekaligus mau punya peluang karier yang luas, baik di bidang pendidikan maupun industri.
- Lulusan Pendidikan Teknik Elektro bisa berkarier menjadi Guru Teknik Elektro, Instruktur, Teknisi Elektro, Electrical Engineer, Teknisi Otomasi, Technical Support, dan profesi lainnya yang berkaitan dengan dunia kelistrikan serta teknologi.
- Cakrawala University punya jurusan Teknik Elektro yang bakal membekalimu dengan skill yang dibutuhkan di dunia kerja lewat pembelajaran yang seimbang antara teori dan praktik. Kamu juga bisa melakukan magang sejak semester awal untuk membangun pengalaman dan portofolio sejak dini.
Pendidikan Teknik Elektro Kerja Apa?

Sumber: Magnific
Pendidikan Teknik Elektro adalah jurusan yang menggabungkan ilmu teknik elektro dengan ilmu pendidikan.
Kamu nggak cuma belajar tentang kelistrikan, elektronika, dan instalasi listrik, tapi juga mempelajari cara mengajar, menyusun materi pembelajaran, sampai praktik mengajar.
Lulusan Pendidikan Teknik Elektro punya peluang kerja yang cukup beragam. Berikut di antaranya:
1. Guru Teknik Elektro
Guru Teknik Elektro adalah tenaga pendidik yang mengajarkan mata pelajaran keteknikan di SMK, lembaga pelatihan, atau institusi pendidikan vokasi.
Profesi ini cocok buat kamu yang suka berbagi ilmu sekaligus tertarik dengan dunia kelistrikan dan elektronika.
Tugas utama Guru Teknik Elektro:
- Mengajar materi teknik elektro, seperti instalasi listrik sampai elektronika.
- Menyiapkan bahan ajar, modul, serta media pembelajaran.
- Membimbing praktik di laboratorium atau bengkel.
- Menilai hasil belajar dan perkembangan siswa.
- Mengikuti pengembangan kompetensi sesuai perkembangan teknologi.
Gaji Guru Teknik Elektro bervariasi, tergantung, wilayah, pengalaman, dan tempat kamu bekerja.
Kalau mengajar di sekolah swasta, kisarannya Rp4 juta–Rp7 juta per bulan. Sedangkan, di sekolah negeri, mengikuti ketentuan pemerintah.
Cek Juga:
- 15 Universitas Jurusan Teknik Elektro Terbaik di Indonesia
- Berapa Biaya Kuliah Teknik Elektro? Cek Sebelum Daftar!
2. Instruktur
Selain menjadi guru, lulusan Pendidikan Teknik Elektro juga bisa berkarier sebagai instruktur di lembaga pelatihan, Balai Latihan Kerja (BLK), pusat sertifikasi, atau perusahaan.
Instruktur sendiri bertugas memberikan pelatihan agar peserta memiliki keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.
Tugas utama instruktur:
- Memberikan pelatihan tentang instalasi listrik, elektronika, atau bidang teknik elektro lainnya.
- Menyusun materi, modul, dan praktik pelatihan.
- Membimbing peserta saat praktik di laboratorium atau workshop.
- Mengevaluasi hasil pelatihan dan perkembangan peserta.
- Memastikan peserta memahami standar keselamatan kerja dan penggunaan peralatan dengan benar.
Gaji seorang instruktur berkisar antara Rp4 juta sampai Rp12 juta per bulan.
3. Teknisi Elektro
Teknisi Elektro adalah tenaga profesional yang bertugas memasang, mengoperasikan, memeriksa, dan merawat berbagai peralatan maupun sistem kelistrikan agar tetap berfungsi dengan baik.
Kalau bekerja jadi Teknisi Elektro, kamu bisa berkarier di perusahaan manufaktur, gedung perkantoran, pembangkit listrik, hingga industri otomasi.
Tugas utama Teknisi Elektro:
- Melakukan pemasangan dan perawatan instalasi listrik.
- Memeriksa dan memperbaiki peralatan atau sistem kelistrikan yang mengalami gangguan.
- Melakukan pengecekan rutin untuk memastikan seluruh sistem bekerja dengan aman.
- Membaca gambar teknik dan mengikuti prosedur instalasi.
- Memastikan seluruh pekerjaan sesuai dengan standar keselamatan kerja.
Besaran gaji Teknisi Elektro Rp5 juta sampai Rp10 juta per bulan, atau bahkan lebih.
Kamu mau menjadi Teknisi Elektro? Kalau iya, bisa kuliah di jurusan Teknik Elektro Cakrawala University.
Jurusan Teknik Elektro Cakrawala University bakal membekalimu dengan ilmu seputar kelistrikan, teknologi berbasis Internet of Things (IoT), dan kendaraan listrik (EV).
Pembelajarannya bersifat praktis dan kontekstual. Kamu bisa mendapatkan ilmu lewat teori dan praktik, seperti studi kasus tentang energi terbarukan dan otomotif masa depan, sampai mengerjakan proyek kolaborasi bareng perusahaan mitra.
Nggak cuma itu, peluang untuk berkarier di industri impian setelah lulus pun terbuka luas.
Soalnya, Cakrawala University punya program penyaluran kerja yang didukung 1.000+ perusahaan mitra.

4. Electrical Engineering
Selanjutnya, lulusan Pendidikan Teknik Elektro juga bisa berkarier menjadi Electrical Engineering.
Electrical Engineer adalah profesi yang bertugas untuk merancang, mengembangkan, menguji, dan mengelola sistem kelistrikan maupun peralatan elektronik di berbagai industri.
Tugas utama Electrical Engineering:
- Merancang sistem kelistrikan sesuai kebutuhan proyek atau perusahaan.
- Mengawasi proses pemasangan, pengujian, dan pemeliharaan sistem kelistrikan.
- Menganalisis serta mengatasi masalah pada sistem listrik dan peralatan elektronik.
- Memastikan sistem kelistrikan memenuhi standar keselamatan dan efisiensi.
- Berkoordinasi dengan tim teknis untuk mengembangkan atau meningkatkan performa sistem.
Untuk fresh graduate yang berkarier di bidang ini, gajinya Rp6 juta sampai Rp10 juta per bulan.
Tapi kalau kamu sudah punya banyak pengalaman, penghasilannya bisa mencapai Rp20 juta per bulan.
5. Teknisi Otomasi
Teknisi Otomasi adalah tenaga profesional yang bertugas untuk memasang, mengoperasikan, memelihara, dan memperbaiki sistem otomasi di berbagai industri.
Profesi yang satu ini punya peran penting untuk memastikan mesin dan peralatan otomatis dapat bekerja secara optimal sehingga proses produksi berjalan lebih efisien.
Tugas utama Teknisi Otomasi:
- Memasang dan mengatur sistem otomasi pada mesin atau peralatan industri.
- Melakukan pemeriksaan serta perawatan rutin agar sistem tetap bekerja dengan baik.
- Menganalisis dan memperbaiki gangguan pada sistem otomasi.
- Menguji kinerja mesin setelah proses instalasi atau perbaikan.
- Memastikan sistem otomasi beroperasi sesuai standar keselamatan dan prosedur perusahaan.
Kisaran gaji Teknisi Otomasi Rp4 juta sampai Rp12 juta per bulan.
Cek Juga:
- 12 Universitas Jurusan Teknik Otomasi Industri Terbaik
- Teknik Otomasi Industri: Mata Kuliah, Prospek, dan Skill
6. Staf Maintenance
Kemudian, kamu juga bisa bekerja sebagai Staf Maintenance.
Staf Maintenance adalah tenaga profesional yang bertugas untuk menjaga, merawat, dan memastikan mesin, peralatan, serta sistem kelistrikan di perusahaan tetap berjalan dengan baik.
Mulai dari manufaktur, gedung perkantoran, pabrik, sampai perusahaan yang menggunakan banyak peralatan operasional membutuhkan Staf Maintenance.
Tugas utama Staf Maintenance:
- Melakukan pengecekan dan perawatan rutin pada mesin atau peralatan kerja.
- Memperbaiki gangguan pada sistem listrik, mesin, atau perangkat teknis lainnya.
- Melakukan tindakan pencegahan agar kerusakan dapat diminimalkan.
- Membuat laporan terkait kondisi dan perawatan peralatan.
- Memastikan seluruh peralatan berfungsi dengan aman dan sesuai standar operasional.
Gaji Staf Maintenance berkisar antara Rp4 juta sampai Rp12 juta per bulan.
7. Technical Support
Technical Support adalah profesional yang bertugas untuk membantu pengguna atau pelanggan dalam menyelesaikan masalah teknis terkait produk, perangkat, atau sistem teknologi.
Umumnya, kamu bakal bekerja di perusahaan teknologi, manufaktur, elektronik, atau penyedia layanan digital.
Tugas utama Technical Support:
- Membantu mengidentifikasi dan menyelesaikan kendala teknis yang dialami pengguna.
- Melakukan pengecekan dan perbaikan dasar pada perangkat atau sistem.
- Memberikan panduan penggunaan produk atau teknologi kepada pengguna.
- Melakukan instalasi, konfigurasi, dan pemeliharaan perangkat sesuai kebutuhan.
- Membuat laporan terkait masalah teknis dan solusi yang diberikan.
Gaji seorang Technical Support berkisar antara Rp4 juta sampai Rp12 juta per bulan.
8. Automation Engineer
Lulusan Pendidikan Teknik Elektro bisa jadi Automation Engineer nggak?
Jawabannya bisa banget, terutama kalau kamu punya kemampuan teknis di bidang otomasi, control system, dan pemrograman perangkat industri.
Automation Engineer adalah profesional yang bertugas untuk mengembangkan dan memastikan sistem otomatisasi pada mesin atau proses produksi dapat berjalan dengan optimal.
Tugas utama Automation Engineer:
- Merancang dan mengembangkan sistem otomasi untuk meningkatkan efisiensi proses kerja.
- Melakukan instalasi, pengaturan, dan pemrograman perangkat otomasi seperti PLC (Programmable Logic Controller).
- Melakukan pengujian dan pemeliharaan sistem pada mesin industri.
- Menganalisis serta memperbaiki gangguan pada sistem otomasi.
- Berkolaborasi dengan tim teknis untuk mengoptimalkan kinerja mesin dan proses produksi.
Kalau bekerja jadi Automation Engineer, gaji yang kamu dapatkan berkisar antara Rp6 juta sampai Rp20 juta per bulan.
9. Wirausaha Bidang Elektro
Kamu yang lulus dari jurusan Pendidikan Teknik Elektro juga bisa berkarier jadi wirausaha di bidang teknik elektro.
Wirausaha bidang elektro adalah profesi yang membangun usaha sendiri dengan memanfaatkan keahlian di bidang kelistrikan, elektronika, dan teknologi.
Profesi yang satu ini pas banget dipilih kalau kamu mau menciptakan peluang kerja secara mandiri, baik melalui jasa maupun produk berbasis teknologi.
Tugas utama wirausaha bidang elektro:
- Menyediakan jasa instalasi dan perawatan sistem kelistrikan.
- Membuka layanan servis perangkat elektronik atau peralatan listrik.
- Merancang dan mengembangkan produk atau solusi teknologi berbasis elektro.
- Mengelola operasional bisnis, mulai dari pemasaran, keuangan, hingga pelayanan pelanggan.
- Mencari peluang usaha baru sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
Berbeda dengan pekerjaan kantoran, besaran gaji wirausaha di bidang Teknik Elektro bergantung pada jenis, jumlah pelanggan, dan skala bisnis yang dijalankan.
10. Dosen
Lulusan Pendidikan Teknik Elektro bisa berkarier sebagai dosen, terutama setelah melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (umumnya S2).
Dosen bertugas untuk mengajar, membimbing mahasiswa, serta melakukan penelitian di bidang teknik elektro maupun pendidikan vokasi.
Tugas utama dosen:
- Mengajar mata kuliah terkait teknik elektro, elektronika, kelistrikan, atau pendidikan vokasi.
- Menyusun materi pembelajaran dan melakukan evaluasi hasil belajar mahasiswa.
- Membimbing mahasiswa dalam tugas akhir, penelitian, atau proyek akademik.
- Melakukan penelitian dan publikasi ilmiah sesuai bidang keahlian.
- Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Besaran gaji dosen Rp6 juta sampai Rp15 juta, atau lebih per bulan.
FAQ
1. S1 Pendidikan Teknik Elektro gelarnya apa?
Lulusan S1 Pendidikan Teknik Elektro bakal mendapatkan gelar S.Pd. (Sarjana Pendidikan).
Hal ini karena jurusan Pendidikan Teknik Elektro termasuk dalam bidang kependidikan.
Jadi, meskipun selama kuliah kamu tetap belajar materi teknik elektro, seperti kelistrikan maupun elektronika, gelar yang diperoleh tetap Sarjana Pendidikan.
2. Apakah Pendidikan Teknik Elektro bisa kerja di PLN?
Bisa, lulusan Pendidikan Teknik Elektro punya peluang untuk bekerja di PT PLN (Persero), terutama untuk posisi yang membutuhkan kemampuan di bidang kelistrikan dan teknologi.
Di perkuliahan, kamu bakal belajar berbagai hal yang berkaitan dengan elektro, seperti sistem kelistrikan, elektronika, sampai instalasi listrik.
Bekal tersebut bisa jadi modal untuk berkarier di perusahaan energi seperti PLN.
3. Apakah lulusan Pendidikan Teknik Elektro bisa menjadi PNS?
Jawabannya bisa banget.
Kamu punya peluang untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), khususnya di posisi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan kebutuhan instansi pemerintah.
Salah satu peluang yang bisa kamu pilih adalah menjadi guru Teknik Elektro di SMK negeri melalui formasi guru yang dibuka pemerintah.
Nggak cuma itu, kamu juga bisa mengikuti seleksi CPNS untuk posisi lain yang sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki.
Punya Minat di Bidang Teknik Elektro? Saatnya Kembangkan Potensimu Bersama Cakrawala University!
Sekarang, kamu sudah tahu, kan, lulusan jurusan Teknik Elektro bisa kerja jadi apa aja?
Intinya, lulusan Teknik Elektro punya peluang kerja yang luas di berbagai bidang.
Tapi supaya makin siap menghadapi dunia kerja, kamu perlu terus mengembangkan skill dan mendapatkan pengalaman yang relevan.
Makanya, memilih lingkungan belajar yang tepat bisa jadi langkah penting untuk mendukung perkembangan kariermu ke depannya.
Jurusan Teknik Elektro Cakrawala University hadir untuk membantumu mengasah kemampuan lewat pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik secara seimbang.
Selama kuliah, kamu nggak cuma belajar konsep elektro, tapi juga bisa mengembangkan skill lewat berbagai fasilitas pendukung karier, seperti:
- Program penyaluran kerja: Terhubung dengan 1.000+ perusahaan mitra.
- Magang sejak semester awal: Kamu bisa mengasah kemampuan sejak awal dan mempersiapkan portofolio agar lebih maksimal.
- Skema 3 tahun kuliah + 1 tahun praktik: Lebih siap terjun ke dunia profesional setelah lulus lewat kurikulum berbasis industri.
- Sistem pembelajaran e-learning: Terintegrasi langsung dengan konten dan materi, serta didukung oleh teknologi modern.
- Dosen praktisi profesional: Belajar langsung dari tenaga pengajar yang ahli di bidangnya.
Tunggu apa lagi? Yuk, wujudkan impianmu untuk belajar dan berkarier di bidang teknik elektro. Daftar sekarang atau konsultasi dengan tim admisi kami di sini, ya!