Seiring berkembangnya teknologi, banyak industri kini mulai pakai sistem otomatis untuk meningkatkan efisiensi kerja.
Karena itu, profesi Automation Engineer juga makin dibutuhkan untuk menangani sistem kontrol, mesin otomatis, hingga teknologi industri modern.
Menariknya, profesi ini ternyata nggak cuma berkaitan dengan mesin saja, lho. Automation Engineer juga cukup dekat dengan dunia pemrograman, robotika, sampai teknologi digital yang banyak digunakan di industri saat ini.
Nah, kalau kamu penasaran jurusan apa yang cocok dan skill apa saja yang perlu dipelajari, yuk simak pembahasannya berikut ini!
Key Takeaways
- Automation Engineer adalah profesi yang bertugas mengembangkan dan mengatur sistem otomatis agar proses kerja industri bisa berjalan lebih efisien.
- Untuk menjadi Automation Engineer, kamu bisa memilih jurusan seperti Teknik Otomasi, Teknik Elektro, Teknik Mekatronika, hingga Teknik Informatika.
- Karena profesi ini dekat dengan teknologi dan sistem digital, lingkungan belajar berbasis praktik dengan program magang sejak semester pertama seperti di Cakrawala University bisa membantu mengasah skill industri sejak awal kuliah.
Automation Engineer Jurusan Apa?
Kalau kamu tertarik menjadi Automation Engineer, ada beberapa jurusan yang paling sering dipilih karena pembelajarannya memang berkaitan dengan sistem otomatis, teknologi industri, dan kontrol mesin.
Nah, berikut beberapa jurusan yang cocok untuk berkarier sebagai Automation Engineer.
1. Teknik Otomasi/Teknologi Rekayasa Otomasi
Jurusan ini jadi salah satu pilihan paling linier karena fokus mempelajari sistem otomatis di industri. Kamu biasanya akan belajar tentang kontrol mesin, sensor, PLC, hingga teknologi otomasi modern.
Beberapa mata kuliah yang relevan, antara lain:
- Sistem Kontrol
- PLC dan Otomasi Industri
- Sensor dan Aktuator
- Robotika Dasar
- Sistem Elektronika
2. Teknik Mekatronika
Teknik Mekatronika menggabungkan ilmu mesin, elektronika, dan sistem kontrol dalam satu bidang pembelajaran. Jurusan ini cocok buat kamu yang tertarik dengan robotika dan teknologi otomatis.
Mata kuliah yang biasanya dipelajari:
- Mekatronika Dasar
- Robotika
- Sistem Kontrol
- Pemrograman Mesin
- Otomasi Industri
3. Teknik Elektro
Teknik Elektro juga cukup sering dibutuhkan untuk posisi Automation Engineer, terutama pada bidang kontrol dan kelistrikan industri.
Beberapa mata kuliah yang relevan meliputi:
- Dasar Kelistrikan
- Elektronika
- Sistem Kontrol
- Mesin Listrik
- Otomasi Industri
Di jurusan Teknik Elektro Cakrawala University, kamu bakal belajar bidang-bidang kekinian seperti Automation & Robotics, IoT & Embedded System, sampai EV & Smart Energy.
Skill yang kamu dapat pun relevan dengan kebutuhan industri, jadi bisa jadi modal kuat buat berkarier di perusahaan besar seperti PLN, Pertamina, sampai Telkom Indonesia!
4. Teknik Fisika
Eits, Teknik Fisika nggak cuma belajar rumus fisika saja, ya. Jurusan ini juga mempelajari sistem kontrol, instrumentasi, hingga teknologi industri yang banyak digunakan dalam sistem otomatis.
Mata kuliah yang biasanya dipelajari:
- Instrumentasi Industri
- Sistem Kontrol
- Sensor dan Pengukuran
- Elektronika Dasar
- Fisika Industri
Cek juga:
- 10 Universitas Swasta Jurusan Teknik Elektro yang Bagus
- 10 Universitas dengan Jurusan Mekatronika di Indonesia
5. Teknik Instrumentasi
Kalau tertarik dengan alat ukur dan sistem kontrol otomatis, Teknik Instrumentasi bisa jadi pilihan yang cocok. Jurusan ini cukup dekat dengan dunia otomasi industri modern.
Beberapa mata kuliah yang relevan:
- Instrumentasi Industri
- Sensor dan Transduser
- PLC
- Sistem Kontrol Otomatis
- Elektronika Industri
6. Teknik Informatika
Automation Engineer juga cukup dekat dengan dunia software dan pemrograman. Karena itu, lulusan Teknik Informatika punya peluang di bidang otomasi, terutama yang berkaitan dengan sistem digital dan teknologi industri.
Mata kuliah yang biasanya dipelajari:
- Pemrograman Dasar
- Sistem Komputer
- Internet of Things (IoT)
- Basis Data
- Kecerdasan Buatan Dasar
Kalau di Cakrawala University, mahasiswa Jurusan Ilmu Komputer juga belajar praktik coding, proyek software, dan pengembangan sistem yang kurikulumnya relevan dengan industri IT, cocok buat kamu yang tertarik sama pengembangan aplikasi dan AI.
Apalagi, mulai semester 2 kamu bisa bikin produk berupa website atau aplikasi yang benar-benar bisa dipakai dan dijadikan sebagai portofolio kerja, lho. Contohnya seperti ini!
Cek juga:
- 9 Universitas Swasta Jurusan Teknik Informatika di Jakarta
- 16 Universitas yang Ada Jurusan Robotika di Indonesia
Fokus Keahlian untuk Jadi Automation Engineer
Menjadi Automation Engineer nggak cuma butuh pemahaman tentang mesin saja, tetapi juga kemampuan mengatur sistem otomatis dan teknologi industri modern.
Karena itu, profesi ini cukup dekat dengan dunia kontrol, pemrograman, hingga robotika.
Berikut beberapa fokus keahlian yang biasanya dipelajari untuk menjadi seorang Automation Engineer:
- PLC (Programmable Logic Controller): Digunakan untuk mengatur dan mengontrol mesin otomatis di industri agar proses kerja berjalan lebih efisien.
- SCADA & HMI: Sistem yang membantu monitoring dan pengendalian mesin atau proses industri melalui tampilan visual dan data otomatis.
- Robotika & Sensor: Mempelajari cara kerja robot industri, sensor, dan perangkat otomatis yang digunakan dalam proses produksi modern.
- Bahasa Pemrograman: Automation Engineer juga perlu paham dasar pemrograman untuk mengatur sistem otomatis dan software industri.
- Sistem Kontrol Otomatis: Fokus pada pengaturan mesin dan proses industri agar dapat berjalan stabil, aman, dan sesuai kebutuhan.
- Internet of Things (IoT): Teknologi yang memungkinkan perangkat dan mesin saling terhubung secara digital dalam sistem industri modern.
Prospek Kerja Automation Engineer
Banyak perusahaan mulai menggunakan sistem otomatis untuk membuat proses kerja jadi lebih cepat, efisien, dan minim kesalahan.
Nah, Automation Engineer biasanya memiliki peluang kerja di berbagai bidang industri, seperti:
- Manufaktur: Menangani sistem otomatis pada mesin produksi di pabrik dan industri besar.
- Otomasi industri: Bekerja mengembangkan dan mengatur sistem kontrol otomatis di perusahaan teknologi industri.
- Perusahaan teknologi: Seperti Siemens, Schneider Electric, hingga Honeywell yang bergerak di bidang sistem otomatis dan teknologi industri.
- Industri otomotif: Membantu pengembangan robot dan sistem otomatis pada proses produksi kendaraan.
- Energi dan kelistrikan: Perusahaan seperti PLN atau perusahaan energi lainnya yang menggunakan sistem kontrol otomatis pada operasional industri.
- Food & beverage: Memastikan mesin produksi makanan dan minuman dapat berjalan otomatis dan efisien.
FAQ
1. Automation Engineer bekerja di bidang apa?
Profesi ini banyak dibutuhkan di industri manufaktur, otomotif, energi, teknologi, hingga otomasi industri modern.
2. Apa bedanya Automation Engineer dan Instrument Engineer?
Automation Engineer lebih fokus pada sistem otomatis dan kontrol mesin, sedangkan Instrument Engineer lebih fokus pada alat ukur dan sistem instrumentasi industri.
3. Apakah Teknik Informatika bisa jadi Automation Engineer?
Tentu bisa, terutama jika memiliki kemampuan pemrograman, sistem digital, atau teknologi otomasi industri.
Persiapkan Kariermu Bersama Kampus Siap Kerja, Cakrawala University!
Untuk bisa bersaing di industri ini, kamu nggak cukup hanya paham teori. Kamu butuh kampus yang kasih pengalaman langsung di dunia kerja, sekaligus bikin kamu siap terjun ke industri setelah lulus.
Nah, di Cakrawala University, kamu bisa belajar dalam konteks dunia nyata. Cakrawala University punya banyak keunggulan yang bikin lulusannya unggul di dunia kerja, seperti:
- Program Penyaluran Kerja: terhubung langsung dengan 1000+ perusahaan mitra.
- Magang Sejak Semester Pertama: dari awal kuliah, kamu sudah langsung kenalan sama dunia industri lewat proyek dan pengalaman kerja nyata.
- Kurikulum Berbasis Industri: setiap mata kuliah dirancang bareng praktisi supaya kamu belajar hal-hal yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.
- Dosen Praktisi: kamu akan belajar langsung dari orang-orang yang sudah berpengalaman bertahun-tahun di dunia kerja.
Jadi, tunggu apalagi? Kamu bisa tanya-tanya gratis untuk mulai langkah pertamamu menuju karier yang kamu impikan!